Rabu, 23 September 2020

Pantulan Warna Bunda Sayang 6


Komunikasi produktif yang sudah saya lalui digame zona 1 ini alhamdulillah sangat berkesan. Saya banyak belajar tentang komunikasi produktif walaupun sebelumnya sudah pernah baca-baca artikel lain komprod. Tapi di game ini saya diingatkan kembali bahwa bukan cuma sekedar baca tapi juga harus di aplikasi kan didunia nyata 😁.

Suka dukanya belajar komunikasi produktif itu, melatih diri lebih sabar untuk menahan pita suara agar tidak tinggi nadanya 😂. Tapi tetap sih namanya ibu tidak sempurna kadang kelepasan juga nada tingginya. Ehehehe.. Naah, di komprod ini lah saya belajar untuk mengeremnya. Alhamdulillah... Intinya sukanya bisa lebih mengerem diri sendiri, dukanya kadang masih suka kelepasan.

Selain itu jugaaa. Sukanya... Alhamdulillah akhirnya setelah sekian lama beribu-ribu kata terucap tentang toilet training membekas dianak sulung saya yang berusia 33 bulan. Sekarang cukup saat tidur dan bepergian saja pakai diapernya selebihnya kalau dirumah tidak pakai diapers 😊. Masya Allah, Ini sebuah pencapaian dikomunikasi produktif yang menurut saya tak disangka-sangka 😍.

Pantulan Warna di komprod zona 1 ini amat sangat berkesan, warna-warni, kadang terang kadang redup. Dan ketika warnanya terasa redup ingat lagi niat awal belajar. Yes, niat... Biar apaaa? Biar konsisten dan terang lagi dong buibu.. Semangat 💪😅

Jumat, 18 September 2020

Sebuah Pencapaian (Toilet Training)


^SEBUAH PENCAPAIAN^

Ketika kita menurunkan kadar harapan dan menerima segala kenyataan disitulah kita belajar bahwa tak semua yang kita inginkan bisa segera tercapai. Dari sini kita mulai belajar lagi tentang kesabaran. Lagi lagi sabar adalah koentji 😋.

Hari ini, menurut saya adalah hari dimana beribu-ribu kata afirmasi yang sebelumnya selalu diucapkan kepada anak sulung saya membekas dihati dan pikirannya. Dia tunjukkan kalau afirmasi yang ayah ibunya sudah sering katakan itu kini dilakukannya.

Sebuah pencapaian target toilet training kini dilakukannya sendiri tanpa paksaan dan tanpa banyak berkata.

Terimakasih anak sulung shalih ❤️.
#toilettraining #rafiskytoilettraining #rafisky33bulan

Jumat, 28 Agustus 2020

Aliran Rasa Pra Bunda Sayang

Aliran Rasa Pra Bunda Sayang

Assalamualaikum wr wb.... 

Alhamdulillah ya akhirnya selesai juga saya bermain wahana pra bunda sayang walaupun ada satu wahana yang dirapel karena ketiduran dan lupa tanggal. Hehehe maklum ya ibuk anak 2 masih todler 😅..

Bersyukur sekali bisa bermain main di wahana ini, karena wahananya mengulang kembali NHW waktu matrikulasi batch 7. Setiap saya bermain diwahana pasti saya membuka NHW kembali. Dan terngiang kembali kata kata untuk "KONSISTEN". Jadi intinya sih, selama itu baik dan benar harus konsisten dan bersungguh-sungguh menjalankannya.

Jadi, alhamdulillah masih bisa mengikuti setiap pembelajaran di ibu profesional, krn setiap materinya kembali lagi mengingatkan diri ini untuk "Konsisten". 


Semangat untuk pembelajaran selanjutnya semoga saya tetap konsisten menjalaninya 💪💪💪

Minggu, 23 Agustus 2020

Wahana Diving Pra Bunda Sayang

Wahana Diving Pra Bunda Sayang


Memasuki wahana terakhir pra bunda sayang, yaitu wahana diving, kami diajak menyelam ke dalam lautan. Bukan sekedar menyelam dalam air laut. Tapi kami pun diajak menyelami diri kami sendiri. 


Wahana Diving ini mengingatkan kembali pada masa setelah melahirkan anak pertama. Setelah melahirkan banyak sekali sesuatu yang membuat saya tidak mudah menerimanya. Penuh dengan ego terhadap diri sendiri, suami dan keluarga. Ditambah anak pertama mempunyai keunikan tersendiri yg membuat saya tidak mudah dalam mengASIhi. Sehingga saya hanya memikirkan anak saya dan diri saya sendiri tanpa peduli terhadap perasaan suami saya. 


Seiring berjalannya waktu saya tersadar ternyata karena sikap saya yang egois ini suami pun menjadi tidak nyaman. Kemudian saya akhirnya berusaha menurunkan ego dalam diri ini karena tidak mungkin saya selalu berada dalam kotak (kepentingan diri sendiri & anak saja). Karena sekarang saya adalah seorang istri dan juga seorang ibu. 


Sebelum mengenal IIP saya tidak terlalu mengerti dan mendalami tentang peran seorang istri dan seorang ibu. Saya masih bingung bagaimana cara melayani suami dan anak. Masih ragu apakah benar apa yg saya lakukan terhadap suami dan anak. Banyak ketidak percayaan terhadap diri sendiri sehingga kadang terbawa arus informasi yang belum tentu benar. Sehingga kurang maksimal dalam tindakan dan malah menjadi konflik antara saya dan suami. Tapiii….. Ituuu dulu…. 


Alhamdulillah setelah kegalauan yang melanda diri sendiri ini akhirnya saya bertemu dengan IIP, saya merasa yakin IIP adalah wadah saya untuk belajar menjadi seorang istri dan ibu. Selama saya belajar di IIP saya mulai benar benar menyelami diri saya, semakin tau tentang diri saya setelah menikah dan punya anak. Bahkan saya pun mencoba untuk ikut menyelami tentang suami saya. Bukan lagi maunya saya, bukan lagi maunya suami. Tapi maunya kita bersama. Mulai luntur rasa egois dalam diri kami masing masing. 


Dan kami pun sama-sama belajar tentang peran kami, yaitu sebagai suami dan istri. Kami lebih percaya diri mengurus anak kami, lebih memahami satu sama lain, lebih baik dalam berkomunikasi. Dan insyaa Allah kami akan terus belajar dan berkembang. Yaaa.. Ini sebagian perubahan setelah saya mengenal IIP. 


Terimakasih saya ucapkan untuk IIP yang setiap wahananya menjadi tempat diskusi dengan suami. Semoga saya tetap semangat dan Allah mudahkan proses belajar di IIP. Wahana Diving ini saya persembahan untuk suami saya tercintaaahh ❤️


Evi Suryani

23 Agustus 2020 



Jumat, 14 Agustus 2020

wahana wake boarding bunda sayang

WAHANA WAKE BOARDING PRA BUNDA SAYANG BATCH 6


Assalamualaikum wr wb.

Bismillahirrahmannirrahiim. 


Setelah wahana surfing, kini saya masuk ke wahana wake boarding. Diwahana ini kami belajar tentang core value Dan karakter moral ibu profesional. 


Core value Ibu professional yaitu belajar, berbagi, berkembang, berkarya dan berdampak. 

Karakter moral yaitu never stopped running the mission alive, don't teach me I love to learn, I know I can be better, sharing is caring. 


Setelah mengetahui core value Dan karakter moral di IP untuk pegangan saya belajar kemudian saya harus menentukan rute/peta perjalanan pembelajaran. 


Rute pertama, Ilmu yang ingin dipelajari tentunya ilmu parenting, ilmu baking, dan ilmu berkebun. 

Rute kedua, Ilmu yang ingin di tingkatkan Yup masih sama yaitu ilmu parenting, ilmu baking dan ilmu berkebun. 

Rute ketiga, ilmu yang akan dibagikan, insyaa Allah ilmu yang saya dapat akan saya sharing. 


Dari rute-rute ini pasti ada kendala atau hambatan ya, hambatan yang sering muncul adalah rasa malas, mengabaikan kandang waktu da tidak konsisten.. 


Setiap hambatan pasti ada solusinya bagaimana diri ini tetap bertahan mempelajarinya, solusinya yaitu niatkan kembali hanya kepada Allah SWT, selalu ingat visi misi agar tetap konsisten. 


Jadi apa sih maksud dari wahana wake boarding? Menurut saya pribadi dari wahana ini saya belajar tentang kekuatan, terutama kekuatan diri sendiri, kekuatan tangan pegangan dengan tali(core value) , kekuatan kaki berpijak pada papan (karakter moral) dan kekuatan dalam menyeimbangkan diri. 

Dari kekuatan-kekuatan ini lah kita bisa mengarungi ombak dan kencangnya arus air (hambatan), agar kita tetap konsisten pada tujuan. 


EVI SURYANI 

15 Agustus 2020

resep cuko pempek palembang

Resep cuko pempek Palembang by ka fitha


Gula aren 1kg
Air 4 gelas
Bawang putih 1/4 kg
Cabe rawit 1/4 kg (Klo ga mau pedes kurangin aja)
Asam Jawa 3 sendokk
Garam

Rebus gula aren sama air sampe mendidih
Blender cabe, bawang putih, (masukkan ke Gula yg sdh mendidih)
Masak api kecil
Masukkan asam Jawa
Kasih garam 2 SDM

Didihin pake api kecil 15 mnt klo sdh kecampur semua. Angkat, setelah dingin saring cukanya jd ga berampas. Masukin kulkas diwadah ketutup.
Bisa tahan sampe 3 bulan. 
Cabenya cabe rawit ijo, diblender sm batangnya. Klo kata orng Palembang biar ga sakit perut.
Sm bawang putihnya jg sisain kulitnya dikit jgn dikupas bersih.